Desainer IFC Meriahkan Indonesia Creative Week

0
foto-foto: ade_oyot
Indonesia Creative Week kembali diselenggarakan untuk yang kelima kalinya. Acara kali ini mengambil tema #satuindonesia. I Creative Week memberikan ruang untuk mempresentasikan karyanya bgi Indonesia Bersatu dalam warna, keragaman, dan rasa.
Acara diselenggarakan selama 4 hari (23/11 – 26/11) yang menghadirkan Parade & Exclusive show dengan total 20 desainer muda kreatif.
Penyelenggaraan kali ini ICreatif Week 2017 bekerjasama dengan Lippo Mall Kemang dan Indonesian Fashion Chamber Jakarta Chapter.
Kivitz menghadirkan koleksi yang mengambil tema El Viaje yang berarti sebagai perjalanan atau pengembaraan. Koleksi ditampilkan dengan garis desain loose and flare bersiluet A-line dengan dihiasi ruffles pada bagian lengan dan badan yang terinspiasi dari gaun tari Flamenco.
Koleksi yang dihadirkan Kivitz banyak bermain dengan warna alam yang natiral seperti biru muda, hitam, abu-abu, cokelat, broken white, dan hijau.
Monika Jufry yang juga menghadirkan koleksi busana muslim ini menghadirkan koleksi bertemakan Blackmetric yang terinspirasi dari permainan garis-garis dan sudut-sudut asimetris yang memberikan kesan dinamis, modern, dan praktis.
Dalam koleksi yang dihadirkan, Monika menghadirkan koleksi dengan gaya yang simple tapi tetap menghadirkan kesan elegant dalam balutan warna hitam, abu-abu, dan salem.
Penampilan koleksi Lisa Fitria menghadirkan tema yang berasal dri film Star Wars.
Tokoh Rey lah yang menjadi sumber inspirasinya sehingga lahirlah aneka desain berupa long tunic, asymemetric shirt, trouser, wide leg pants, long coat, dan blazer yang menggunakan material dari katun, linen, chambray denim dengan kombinasi sentuhan tenun troso dari Jepara.
Batik Chic, menggunakan tenun dari Lombok Timur yang menggunakan pewarna alam.
Dalam peragaan kali ini menampilkan padu pada busana casual dan semi formal dengan Coat, blazer dari bahan tenun dipadupadankan dress dari bahan lace, tenun Yogya, dan tenun Sutra Garut.
Selain Novita Yunus dengan Batik Chic -nya menghadirkan tenun, Wignyo Rahadi dengan brand Tenun Gaya-nya pun menghadirkan tenun. Wignyo menghadirkan motif Sundawa Tenun Pringgasela yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
Koleksi yang dihadirkan Wignyo mengangkat tema Selaras Garis. Sesuai dengan temanya, kain yang digunakan pun didominasi dengan motif tenun garis-garis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here