Batik Masa Depan Kita

0

Batik is not just our culture, but our future

Jumat, 7 September 2018, Putra Putri Batik Nusantara 2017, Steven Valerian dari Jawa Timur (Putra Batik) dan Agisha Febila dari Jawa Barat (Putri Batik) turut meramaikan Ngawi Batik Fashion 2018. Tampil di Benteng Pendem, mereka menjelaskan aktivitasnya sebagai duta batik nasional.

Dalam panggung fashion di area bangunan historis yang berusia lebih dari 150 tahun itu, kehadiran mereka memberi kegembiraan tersendiri bagi warga kota kecil kota di gerbang Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian selatan ini. Mereka pun mengapresiasi Pemkab Ngawi yang secara konsisten mempromosikan batik ngawi lewat gelar budaya, yang kini telah memasuki tahun keenam.

Pada malam itu, diadakan lomba berbusana batik di panggung fashion, yang melibatkan anak, remaja, hingga orang dewasa. Yang terakhir ini ditampilkan oleh para perangkat aparat kabupaten. Tentu saja, para modeling lintas usia ini mengenakan batik karya para kreator dan pengusaha batik ngawi sendiri.

Dukungan Pemkab maupun kesigapan para pengusaha batik asal Ngawi ini telah menjadikan busana berbasis batik menjadi salah satu pendapatan daerahnya.

Agisha Febila menyatakan kata kunci batik sebagai kepribadian bangsa, dan pasangannya, Steven Valerian, menambahkannya sebagai investasi budaya.

Ngawi yang dipenuhi oleh kekayaan lanskap alam, situs purbakala dan historis lainnya, kini menambahkannya sebagai tempat destinasi wisata yang menyambut para pelancong dengan kreasi batik ngawinya.

Pantaslah kata kunci Valerian si Putra Batik Nusantara 2017 dikutip di sini, bahwa batik bukan saja budaya kita, melainkan juga masa depan kita. “Batik is not just our culture, but our future!” Nah. W/H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here