Dominasi Busana Spring Summer , Dalam acara Bali Fashion Trend 2018

0

Bali – Geliat Fesyen Tanah Air nampak tidak akan pernah mati dengan di telan waktu ,beragam pergelaran fashion kerap memenuhi rasa haus para pecinta fesyen di Indonesia.Kreasi dan ispirasi koleksi para desainer desainer muda kini patut diperhitungkan,tidak bisa dipungkiri bahwa karya desainer muda berbakat nyatanya turut meramaikan industri fesyen Tanah Air saat ini.Leawat beragam koleksi yang tengah dicanangkan ,seluruh anggota Indonesia Fashuon Chamber .( IFC Denpasar ,guna meningkatkan nilai jual industri fesyen,beragam desain unik berkarakteryang laku dipasaran kini tidak hanya di pertontonkan namun sudah dapat dinikmati masyarakat.

Sukses di gelarnya Bali Fashion Trend 2018 pada 19 s/d 21 Mei 2018 yang bertempat di TS Suites, rupanya memberikan dampak luar biasa ,tidak hanya meningkatkan jumlah ( 40 ) desainer yang turut memeriahkan, seta 100 Model, dalam acara tahunan ini namun juga meningkatkan jumlah pengunjung.

Dalam kreasi kali ini tema yang diangkat adalah Spring Summer 2018 yang dimana ingin membawa nuansa International tampa harus melupakan budaya dan kekayaan lokal kita.yang ingin disampaikan dalam acara ini adalah .harus bisa menghasilkan karya dan produk yang tidak kalah dengan Brand Brand dan perancang luar negeriserta memiliki kekuatan tersendiri yang bisa di olah untuk bisa bersaing dalam pasar global.

Pengunaan kain-kain indonesia seperti Batik,Tenun,Songket ,seolah menyampaikan indentitas ciri khas acara ini .Meski para desainer menampilkan beragam karya dengan desaint mewah dan simple sekalipun namun banyak desainer meninggalkan kesan indentitas Indonesia dengan mengunakan bahan-bahan yang sudah menjadi ciri khas Indonesia .

Yang membuat BFT 18 kali ini sangat berbeda ,adalah dengan tidak hanya berperan sebagai penyelenggara Fashion Show ,akan tetapi juga memberikan fasilitas bagi perancang lokal untuk memasarkan lansung karya karya nya,dengan di bukanya Tstore.Sebuah ide dan gagasan yang sangat luar biasa dan benar-benar melihat kebutuhan bagi perancang untuk dapat mengembangkan usaha ,terutama di retail.

Mengunakan nama-nama tema yang mengusung budaya.Intensitas dalam perkembangan Fashion kali ini ,Para desainer lama dan baru sepakat bahwa acuan budaya Indonesia yang beragam tidak akan habis digali dan sangat berpotensial meningkatkan nilai jual ,serta produk lokal tidak akan ketingalan zaman dan bukan tidak mungkin satu saat nanti Bali menjadi Bintang baru di kancah Mode Dunia, uajra Dwi Iskandar Ketua Chapter Denpasar.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here