Gaun Malam Batik yang Tampil Wah

0

Menyaksikan bagaimana kain batik ditata oleh perancang Ferry Daud, kita bisa bergumam, ternyata batik tak sekadar tampil monoton, malah bisa bersuar dalam ceria xtravaganza.

Itulah yang sebenarnya terjadi di panggung Ngawi Batik Fashion 2019 lalu. Perancang kelahiran Payakumbuh, Sumatra Barat yang kini telah meramaikan peragaan busana tingkat nasional ini memberikan sentuhan keanggunan dan elegansi.

Ferry menampilkan gaun-gaun malam yang feminin, sedangkan busana prianya ditampakkan pada kemeja yang berpotongan indah, yang semakin menyuarkan elegansinya bagi sang pemakai.

Bahan dasar yang dipakai oleh Ferry adalah kreasi para perajin Batik Karunia, Ngawi. Bagi Ferry, suar warna batik bermotif bulir beras itu perlu didukung oleh komplementasi yang tepat sehingga aura bersinar atau glowing akan semakin optimal.

Kali ini komplementasinya dari payet, sworavosky yang pekat warna (colorfull). Ferry meletakkannya di bagian-bagian anatomi tubuh yang sekiranya dipakai, akan memancarkan keindahan.

Keindahan batik dalam tema “Eksotika Batik Ngawi” tentu saja didukung oleh kuatnya jahitan yang berkombinasi dengan ketepatan pola rancangan Ferry, sesuatu yang ia selalu jaga. Tiada heran bila Brateixeira Loide Cristina, asal Brazil, yang mengenakan busana rancangan Ferry, berkata, “Elegant.” Teks: Wakhid; Foto: Ade Oyot

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here