Mengarungi Sarung

0
Teks: Wuri Kartiasih (wurikartiasih@trendkebaya.com) Photo: ade_oyot (ade_oyot@trendkebaya.com)
Teks: Wuri Kartiasih (wurikartiasih@trendkebaya.com)
Photo: ade_oyot (ade_oyot@trendkebaya.com)

Jogja – Gaya etnik yang kental dengan nuansa tanah air masih memiliki daya tarik untuk di eksplorasi. Salah satunya adalah Philip Iswardono yang menjadikan sarung sebagai inspirasi utamanya. Sarung tidak hanya dipakai oleh masyarakat Indonesia namun juga dipakai dan menjadi busana sehari hari di beberapa Negara di Asia dan Afrika.

Philip menghadirkan olahan sarung yang tanpa batas. Terlihat dari koleksi yang dihadirkan Philip menampilkan koleksi sarung dengan gayanya yang serba longgar, drapery, bermain lipatan, dan layer. Koleksi dihadirkan dengan padu padan yang manis, seperti sarung yang dipadankan dengan blus drapery, jaket, dan vest.

Pada babak pertama ditampilkan koleksi dengan permainan warna cerah seperti merah, hijau, putih, biru, dan dikombinasikan dengan warna-warna dasar. Dilanjutkan dengan babak kedua yang menampilkan koleksi hitam, putih, dan biru dongker.

Dalam koleksinya ini, Philip menggunakan bahan, diantaranya tenun lurik, tenun Troso Jepara, tenun Goyor Sukoharjo, tenun Tanimbar, batik kelengan khas Jogja.

Meskipun koleksi bermain dengan padu padan, tetapi tidak terlihat berlebihan dan masih dapat diterima pecinta fashion, Karena sarung ditampilkan menjadi busana yang modern, edgy, dan urban serta berselera global tanpa meninggalkan akar kekayaan busana asli Indonesia dengan menggunakan kain-kain khas Indonesia.

IMG_8547

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here