Tas dengan Tenun Maumere di Perkenalkan di 4 Negara

0

Warnatasku, sebuah merk tas fashion yang berasal dari Indonesia yang dirintis oleh Ervina Ahmad selaku desainer, dengan dukungan Yudha Pratomo, sang suami, akan melakukan tour ke empat Negara di Eropa.

Rencana perjalanan (tour) telah dimulai sejak bulan April 2017. Dimulai dari keikutsertaan pameran di Berlin, Jerman lalu diikuti dengan rencana perjalanan ke 4 (empat) kota di 4 (empat) negara yaitu Moscow Hamburg Vienna Milan. Di kota-kota tersebut Warnatasku akan menggelar fashion show dan pameran.

Dengan mengambil tema Treasure of Maumere, menampilkan koleksi terbaru Warnatasku dengan menggunakan bahan utama kain tradisional Maumere Nusa Tenggara Timur. Perjalanan akan dimulai pada tanggal 27 Agustus sampai dengan 27 September 2017.

Dalam tour keempat negara ini, Warnatasku mengajak beberapa desainer yaitu Handy Hartono, Kunce Manduapessy, dan Dana Duryatna yang mendukung dalam fashion show tersebut.

Selain kegiatan pameran dan pagelaran fashion, promosi kami lakukan juga melalui media sosial dengan materi video dengan durasi cukup singkat, kami yakin bahwa cara tersebut sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas kebudayaan Indonesia serta membuka wawasan dunia fashion internasional akan kekuatan dan keberagaman warisan fashion Indonesia, kata Ervina yang ditemui di butiknya di Jatibening, Bekasi, Minggu (20/8).

Didasari atas kecintaan Ervina terhadap kain tradisional Indonesia, beliau menterjemahkan rasa cinta tersebut ke dalam bentuk tas sebagai apresiasi kepada budaya warisan yang diteruskan oleh pengrajin kain tenun Indonesia.

 

Misi yang selalu dibawa oleh Warnatasku adalah menjaga kelestarian budaya kain tradisional melalui pengenalan dan promosi dalam bentuk tas fashion, dengan harapan bahwa usaha ini dapat memberikan pengaruh positif pada peningkatan kualitas hidup pengrajin lokal.

Harapan dan rasa percaya diri kami bahwa peran serta Warnatasku pada 4 (empat) kegiatan tersebut akan mendapat pandangan dan respon positif dari industri fashion di benua Eropa, kata Yudha Pratomo.

Dalam setiap tas yang diciptakannya, kain tenun Maumere tidak tampil sendiri, tetapi juga ada kulit sapid an kulit reptil sebagai pelengkap keindahan dari tas tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here