Warisan leluhur

0

Ngawi – Perancang mode yang puluhan tahun malang melintang di dunia fashion khususnya kebaya namanya semakin terus berkibar dengan melahirkan konsep baru hasil dari pengembangan jati diri,namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat ,ayok Dwipancara terus berkreasi di dunia fashion,untuk koleksi kali ini ayok Dwipancara yang mengangkat tema “ Warisan Leluhur “sebagai ternd 2016 memilki konsep kekuatan lokal dengan sentuhan global dan gaun coktail untuk para wanita mapan,diterjemahkan kedalam serangkaian busana wanita dengan gaya tahun 70-an seperti balzer,gaun,coat,rok span dan celana panjang .Ayok dwipancara menciptakan dengan desaint yang simple namun terlihat anggun dan menarik.Busana yang dapat digunakan untuk acara formal atau semi formal memiliki detail variasi coat, dan sedikit sentuhan payet,Pengunaan material batik ngawi dengan warna-warna alam yang sangat selaras dan sejuk dipandang, merupakan hasil rumah batik Widi nugraha .

Ada cerita dibalik setiap motif dan ayok dwipancara menuangkan kedalam sebuah karya yang spetakuler membuat jatuh hati ratusan pasang mata menyaksikan .Bertempat di alun-alun kebupaten ngawi ,Fashion show yang digelar dalam rangka menyambut kemerdekaan RI yang 71 sekaligus merupakan event tetap kebupaten ngawi yang ke 5 Ayok dwipancara menampilkan 8 desaint busana .acara yg turut duhadiri oleh Bupati Ngawi setempat ini sukses mendapat apresiasi yang luar biasa dari pada undangan serta masyarakat luas yang luar biasa.Menurut Bupati ngawi menyatakan acara yang ke 5 kalinya digelar di kota ngawi ini sangat mendapat perhatian dan mempunyai daya tarik yang dapat mempengaruhi aktifitas para pelaku usaha Batik di kabupaten ngawi .(Harmen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here